BERITA

Ags 2
Kemandirian Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang Dan Aman (B2sa) Bagi Rumah Tangga Dengan Krpl
Author : Bidang Pembangunan Ekonomi   |   Dilihat : 231

Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan himpunan dari Rumah Pangan Lestari (RPL) yaitu rumah tangga dengan prinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, pelestarian tanaman pangan untuk masa depan serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Ketahanan pangan nasional dimulai dari ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, selain KRPL bertujuan untuk mengembangkan KRPL menjadi KRPL yang berkelanjutan, juga mendorong dan meningkatkan kesadaran serta perlunya partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang B2SA sampai ke tingkat rumah tangga.
Selain itu KRPL juga memberikan manfaat kemandirian pangan bergizi dalam rumah tangga dengan basis pemanfaatan lahan pekarangan yang dapat memudahkan akses pangan keluarga, bahan pangan B2SA halal, menginspirasi berperilaku sehat, mengurangi belanja kebutuhan pangan, membuka ruang nyaman dan segar menuju “Go Green” serta membangun kekerabatan/gotong royong.

Dampak dengan adanya KRPL terhadap pola pengeluaran pangan rumah tangga, pola konsumsi pangan, tingkat konsumsi dan kecukupan energi dan protein rumah tangga serta Pola Pangan Harapan (PPH) adalah dapat mengurangi pengeluaran untuk konsumsi pangan, meningkatkan konsumsi energi dan protein serta PPH.

Ada 7 (tujuh) pilar keberlanjutan KRPL antara lain :
1. Tersedianya infrastruktur yang mendukung
2. Adanya peran dari tokoh masyarakat setempat yang menjadi penggerak (Local Champion)
3. Kelembagaan kelompok yang kuat
4. Kesesuaian komoditas yang dibudidayakan dengan kebutuhan konsumsi
5. Partisipasi masyarakat
6. Pendampingan
7. Adanya Kebun Bibit Desa

Untuk mendukung dan mewujudkan program KRPL di Jawa Timur, maka pada tanggal 2 Agustus 2018 Bakorwil I di Madiun telah melaksanakan rapat koordinasi, fasilitasi dan evaluasi bidang pertanian (KRPL) Kabupaten/Kota dengan menghadirkan nara sumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Praktisi Konsultan dari Mojokerto (Direktur Brenjonk).