BERITA

Mei 9
Meningkatkan Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) melalui pendidikan karakter
Author : Bidang Kemasyarakatan   |   Dilihat : 230

Dengan terbitnya Undang – Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang mengamanatkan Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan PKLK dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi dan selanjutnya untuk mendorong kualitas pendidikan semakin meningkat pada jenjang SLTA dan PKLK khususya di wilayah Bakorwil I di Madiun, maka pada tanggal 9 Mei 2018 bertempat di Ruang Rapat Bakorwil I di Madiun telah diselenggarakan Rapat Koordinasi Peningkatan kualitas Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) pada Kabupaten/Kota se wilayah Bakorwil I di Madiun dengan menghadirkan nara sumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bakorwil I di Madiun dalam sambutannya yang diwakili Kepala Bidang Kemasyarakatan menyampaikan bahwa pentingnya peningkatan kualitas pendidikan tingkat SLTA di Jawa Timur khususnya di Bakorwil I di Madiun untuk mengikuti perkembangan dan kemajuan jaman yang semakin cepat yang menuntut kita semua lebih aktif, kreatif, inovatif dan komunikatif agar tidak ketinggalan jaman.

Untuk itu pelaksanaan pendidikan tidak bisa terpisah-pisah antara yang satu dengan yang lain, sehingga komunikasi kerjasama dan kemitraan dengan Kabupaten/Kota sangat diperlukan walaupun kewenangannya telah dibagi sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selain itu yang tidak kalah pentingnya peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, manajemen pengelolaan sekolah dan kurikulum yang memadai, sebagai upaya untuk memajukan kualitas pembangunan bidang pendidikan.

Nara Sumber dalam materinya menyampaikan tentang Program Pendidikan SMA di Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 diprioritaskan pada BKSM, pengembangan SMA Taruna Nala, pengembangan SMAN 3 Taruna Angkasa, SMA Double Track dan USBN-UN Berbasis Komputer. Jawa Timur dalam peningkatan di bidang pendidikan telah menyelenggarakan gerakan Sekolah Ramah Anak (SRA) yang prinsipnya adalah menjamin kelangsungan hidup, tumbuh, berkembang, non diskriminisasi dan menghargai pandangan anak.

Sedangkan tujuan Pendidikan Nasional sesuai dengan Pasal 3 UU No 20 Sisdiknas Tahun 2003 adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah solusi untuk menyiapkan Generasi Emas 2045 yang memiliki kecakapan abad 21. PPK itu sendiri mampu menempatkan kembali karakter sebagai ruh pendidikan di Indonesia, berdampingan dengan intelektualitas dan PPK juga berperan dalam pembentukan generasi muda yang bertakwa, tangguh, cerdas, dan berkarakter