BERITA

Peb 27
Jatah KPM Tuan Rasidi naik 2 (dua) kali lipat Periode Aktif Pebruari 2018 se Wilayah Bakorwil I Di Madiun
Author : Bidang Kemasyarakatan   |   Dilihat : 77

Hasil koordinasi dan monitoring Team Bakorwil Madiun di lapangan menunjukkan bahwa penyaluran Tuan Rasidi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu jatah KPM yang semula biasanya 10 Kg maka tahun ini mendapat jatah 20 Kg per KPM dengan menebus seharga Rp. 1.600,-/Kg.
Program bantuan beras bersubsidi (TUAN RASIDI) merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pendampingan terhadap program Rastra dan BPNT Tahun 2018, hal ini sebagai upaya untuk penanganan menurunkan angka kemiskinan di Jawa Timur.
Droping beras telah dilaksanakan oleh Sub Divre Bulog Madiun, Ponorogo, Tulungagung dan Kediri tepat wakt mulai tanggal 19-27 Februari 2018 (pagi s/d sore) ke titik distribusi (Balai Desa / Kelurahan) pada H-1 sebelum penyaluran Tuan Rasidi ke keluarga penerima manfaat (KPM).
Alhamdulillah pelaksanaan Bantuan Beras Bersubsidi periode aktif Pebruari 2018 pada Kabupaten/Kota se Bakorwil I di Madiun secara umum berjalan dengan tertib, aman, lancar, tepat waktu dan tepat sasaran tanpa ada hambatan yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa sudah ada komunikasi dan kerjasama yang baik bagi stakeholder terkait bersama masyarakat.
Droping dan penyaluran Tuan Rasidi periode aktif Pebruari 2018 di wilayah Bakorwil Madiun dengan kuantum sebanyak 3.524.900 Kg untuk 176.245 KPM yang disalurkan ke lokasi tersebar di 10 Kab/Kota, 143 Kecamatan dan 986 Desa/Kelurahan.
Hanya sebagian kecil jumlah beras bersubsidi tidak tersalurkan ke KPM karena meninggal dunia dan tidak ada ahli waris yang 1KK, KPM yang pindah alamat dan KPM yang tidak mau menerima karena sudah mampu, maka beras tersebut di kembalikan ke Bulog
Program Tuan Rasidi ini mempunyai guna dan manfaat yang sangat besar dan dirasakan sekali oleh KPM untuk mencukupi kebutuhan pangan pokok selain dari Bansos Rastra terutama saat harga beras cukup tinggi saat ini